WK yang ditawarkan melalui tender reguler adalah East Natuna, SE Baronang, Nias I, Nias II, Tanjung Jabung, Sunda Strait I, Sunda Strait II, Sunda Strait III, West Kangean I, West Kangean II, South Kangean I, South Kangean II, SE Mandar, SW Makassar, West Sebuku, Saliki, East Tarakan, SW Bird Head dan Wokam.

Sedangkan WK yang ditawarkan melalui penawaran langsung adalah North Sokang, NW Natuna, Gurita, Sumbagsel, Titan, Kuala Pembuang Sampit, Damar, Belayan, Bone Bay, Babar, Selaru, Yamdena, Arafura Sea II, North Arafura, Onin dan North Semai. 

WK yang ditawarkan ini terutama berlokasi di bagian Timur Indonesia,  kata  Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas A. Edy Hermantoro.

Dijelaskan Edy, sebelum diumumkan secara resmi nantinya, Pemerintah akan melakukan evaluasi serta mengumpulkan respon dari calon investor terhadap 35 WK tersebut.

Nanti kita evaluasi bersama, sambil mengumpulkan respon dari calon investor serta melakukan pengecekan ketersediaan data, model atau konsep eksplorasi yang sedang menjadi perbincangan kontraktor serta situasi di negara-negara lainnya. Setelah itu baru kita pilih dan umumkan,  katanya.

Untuk waktu pengumuman penawaran WK, lanjutnya, akan disesuaikan dengan event-event yang dirasa tepat.