Respons Cepat Isu Kelangkaan LPG, Dirjen Migas Tinjau Langsung Keandalan Distribusi di Tuban

Berita



Tuban –
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Laode Sulaeman didampingi oleh Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Sentot Harijady Bradjanto Tri Putro, Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto, dan Executive General Manager Regional Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga Iwan Yudha Wibawa, melaksanakan rangkaian kunjungan kerja dalam rangka menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan adanya kelangkaan LPG Tabung 3 Kg di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (11/4).

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Laode mengamati langsung proses pengisian LPG Tabung 3 Kg serta alur pendistribusiannya di SPBE PT. Purbaya Bagelen Mandiri, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Selain itu, Laode juga melakukan pengecekan berat tabung untuk memastikan ketepatan berat isi dan pengecekan kebocoran untuk memastikan kualitas dan keamanan tabung. Berdasarkan hasil pengecekan secara sampling, diperoleh bahwa berat isi LPG Tabung 3 Kg telah memenuhi ketentuan dengan berat minimal mencapai 8,00 Kg (3 Kg berat isi gas di dalam tabung dan 5 Kg sisanya berat tabung kosong) serta tidak adanya tabung LPG yang bocor.

"Kami melakukan sidak di sejumlah titik distribusi LPG Tabung 3 Kg, mulai dari hulu di SPBE, dan seluruh prosesnya berjalan lancar dengan kondisi pasokan yang aman. Ke depan, kami berharap kinerja yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan,"ujar Laode.

Setelah meninjau SPBE, Laode melanjutkan peninjauan ke pangkalan LPG Tabung 3 Kg di wilayah Tuban yang dilaporkan mengalami antrean, yaitu Pangkalan Dwi Nuriana Mu’jiroh dan Pangkalan Sukadir.


Pada saat kunjungan ke pangkalan, Laode juga memeriksa kondisi stok LPG Tabung 3 Kg, harga jual kepada masyarakat, serta pola distribusi dari agen ke pangkalan. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan LPG Tabung 3 Kg benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang berhak dan tidak terjadi hambatan distribusi di lapangan.

"Kemarin senin dan selasa sempat terjadi antrean pembelian di Pangkalan Dwi Nuriana Mu’jiroh, tapi hari ini alhamdulillah sudah aman, tidak ada lagi antrean, dan semua sudah terlayani dengan baik. Ke depan, diharapkan kondisi ini dapat terus terjaga seiring pasokan yang sudah kembali lancar dan tidak terdapat kendala distribusi," tambah Laode.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi LPG berjalan optimal di seluruh wilayah.

“Selanjutnya stok LPG kita jaga dan siapkan untuk selalu tersedia di pangkalan. Masyarakat kami imbau tidak perlu panic buying ataupun membeli berlebihan, cukup dengan penggunaan wajar saja. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyediakan LPG 3 kg tidak hanya di wilayah Tuban, tetapi seluruh Regional Jatimbalinus," jelas Eko.

Melalui kesempatan tersebut, Laode juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi kondisi distribusi LPG Tabung 3 Kg.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena ketersediaan stok LPG Tabung 3 Kg dalam kondisi aman sehingga tidak perlu khawatir," tutup Laode. (FA)


Kementerian ESDM
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi
Gedung Ibnu Sutowo Jl. H.R Rasuna Said Kav. B-5, Jakarta 12910
Telp: 021-5268910. Fax: 021-5268979.
Media Sosial
Call Center
136
Copyright © 2026. Kementerian ESDM Ditjen Migas. All Rights Reserved.