Perkuat Formasi Hadapi Tantangan Energi Global, 77 Talenta Muda Ditjen Migas Resmi Dilantik

Berita



Tangerang Selatan,
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) resmi menerima suntikan talenta muda baru seiring dengan dilantiknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Formasi Tahun 2024. Upacara Pengambilan Sumpah atau Janji PNS ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Yuliot Tanjung di Auditorium Gedung Pusat Arsip KESDM, Pondok Ranji, Tangerang Selatan, Selasa (2/6).

Kementerian ESDM melantik sebanyak 745 PNS baru yang tersebar di berbagai unit kerja. Dari jumlah tersebut, Ditjen Migas menerima 77 personel muda yang ditempatkan secara strategis pada unit Sekretariat Direktorat Jenderal (7 orang), Direktorat Pembinaan Program Migas (3 orang), Direktorat Pembinaan Usaha Hulu Migas (10 orang), Direktorat Pembinaan Usaha Hilir Migas (11 orang), Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas (3 orang), Direktorat Teknik dan Lingkungan Migas (11 orang), serta Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi atau LEMIGAS (32 orang).

Dalam arahannya pada kesempatan tersebut, Yuliot menyampaikan bahwa pengambilan sumpah ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah janji setia dan tanggung jawab besar kepada negara dalam mewujudkan ketahanan serta kemandirian energi. Beliau memaparkan sejumlah amanat penting yang harus dipegang teguh oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) baru.

“Perlu saya ingatkan bahwa pengambilan sumpah yang baru saja diucapkan bukan sekedar seremonial belaka, ini adalah janji suci saudara kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara yang menuntut tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sehari-hari,” pungkas Yuliot.


Dalam mengejar target swasembada energi, Pemerintah berambisi memangkas impor bahan bakar fosil secara signifikan dan memacu transisi energi ke arah yang lebih bersih. Di subsektor migas sendiri, tantangan nyata yang harus dihadapi oleh para talenta muda ini antara lain meliputi upaya peningkatan produksi migas nasional, diversifikasi energi, pengurangan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil, pembangunan infrastruktur transmisi gas (jaringan gas), hingga pemanfaatan alokasi gas bumi domestik untuk kesejahteraan masyarakat.

"Dalam swasembada energi, kita perlu meningkatkan produksi energi yang bersumber di dalam negeri dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil khususnya impor dengan melakukan diversifikasi dan konversi energi menggunakan energi baru dan terbarukan." tambahnya.

Yuliot juga menekankan bahwa krusialnya peran generasi muda dalam menavigasi dinamika dan tantangan besar sektor energi di masa depan. Ia juga mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga tangguh dan memegang teguh integritas dalam menjalankan pengabdian.

“PNS kini dituntut untuk adaptif, tanggap teknologi, serta cakap berkolaborasi lintas sektor. Ego sektoral adalah musuh utama pelayanan masyarakat. Tegak lurus terhadap pimpinan dan selalu siap menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan,” pungkas Yuliot.

Kehadiran para talenta muda ini diharapkan mampu membawa inovasi baru, mempercepat reformasi birokrasi, serta memperkokoh peran Ditjen Migas dalam mengawal pengelolaan energi fosil yang andal, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan transisi energi global. (KDB)

Kementerian ESDM
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi
Gedung Ibnu Sutowo Jl. H.R Rasuna Said Kav. B-5, Jakarta 12910
Media Sosial
Call Center
136
Copyright © 2026. Kementerian ESDM Ditjen Migas. All Rights Reserved.