Demikian dikemukakan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro pada acara SPE Asia Pacific Drilling Technology Conference di Jakarta.

 

Ia memaparkan, pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan itu dengan cara menggunakan teknologi tinggi, mendukung permodalan, melakukan manajemen resiko dan menyiapkan SDM yang berkualitas.

 

Cadangan minyak di Indonesia cukup besar, sekitar 8,22 milyar barel, di mana 1,26 milyar barel belum diproduksi. Masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan,  ujar Purnomo.

 

Purnomo mengakui, produksi minyak Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan akibat lapangan-lapangan yang ada saat ini sudah tua. Meski demikian, sejumlah langkah telah dilakukan untuk meningkatkan produksi minyak seperti melakukan eksplorasi untuk meningkatkan penemuan cadangan minyak, memelihara lapangan yang telah ada dan mengembangkan lapangan marjinal.

 

Sejalan dengan program pemerintah meningkatkan produksi, kata Purnomo, diperlukan dukungan teknologi tinggi dan para tenaga ahli. Terutama untuk mengembangkan daerah pedalaman dan laut dalam.