Pengendalian BBM Bersubsidi Dibahas Dalam Sidang Kabinet

Home > Berita

Menteri ESDM Jero Wacik usai membuka acara Munas ke IX Asosiasi Perusahaan Pengeboran Migas dan Panas Bumi di Balai Kartini, Selasa (24/4) pagi, mengemukakan, draft pengendalian BBM bersubsidi akan dibahas dalam rapat tersebut. Setelah ada kepastian, baru akan diumumkan kepada masyarakat.

Semua akan kita bahas. Mekanismenya akan dibahas nanti. Hari ini akan sidang dulu,  katanya.

BBM bersubsidi yang akan dikendalikan, lanjutnya, tidak terbatas pada premium, tetapi juga solar. Ini perlu dilakukan agar volume penggunaan BBM bersubsidi tidak melebihi kuota yang ditetapkan yaitu 40 juta KL.

Dalam kesempatan terpisah, Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo menambahkan, SPBU di Jabodetabek telah siap menjalankan pengendalian BBM bersubsidi. Sedangkan untuk Jawa-Bali, masih diperlukan waktu sekitar 2-3 bulan, sejak pengumuman resmi dilakukan pemerintah.

Segera setelah diumumkan oleh pemerintah, lanjut Evita, pemerintah akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu selama tujuh hari. Pada tahap awal, pada Mei 2012, mobil dinas pemerintah akan dilarang menggunakan BBM bersubsidi.  Selanjutnya, aturan itu akan  diberlakukan untuk mobil pribadi di wilayah Jabodetabek setelah 60 hari atau Agustus 2012 dan Jawa-Bali setelah 90 hari atau September 2012.

Logo
Kementerian ESDM
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi
Gedung Ibnu Sutowo Jl. H.R Rasuna Said Kav. B-5, Jakarta 12910
Media Sosial
Call Center
136
Copyright © 2026. Kementerian ESDM Ditjen Migas. All Rights Reserved.