Hal lainnya adalah kekhawatiran pasar mengenai kemungkinan
terjadinya sejumlah badai dalam musim badai di wilayah Atlantik yang
berlangsung hingga akhir November 2009 mendatang. Badai ini dikhawatirkan dapat
berdampak terhadap terganggunya kegiatan offshore
dan kilang di wilayah sekitar pantai Atlantik.
Indikasi semakin membaiknya perekonomian dunia yang
ditunjukkan oleh peningkatan indeks saham dunia dan peningkatan kegiatan
industri di AS, Eropa dan Cina serta berakhirnya gencatan senjata antara
pemerintah Nigeria dan kelompok militan sehingga berpotensi kembali terjadinya
serangan terhadap fasilitas produksi minyak khususnya di wilayah Niger Delta,
juga diperkirakan memperkuat harga minyak September.
Sedangkan faktor yang dapat memperlemah harga minyak
September adalah pemeliharaan berkala kilang minyak di AS yang berdampak
terhadap peningkatan stok minyak mentah komersial AS dalam beberapa minggu ke depan,
aksi profit taking yang dilakukan
oleh investor pasar saham di saat harga minyak meningkat yang menyebabkan
ketidakstabilan harga komoditas minyak mentah dan mulai berakhirnya musim panas
atau driving season yang
mengakibatkan menurunnya permintaan produk minyak.