Kepastian itu dikemukakan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo usai acara pembukaan Indo Energy 2011 di Balai Kartini, Senin (23/5).

Gas dari Lapangan Tangguh tersebut, menurut Evita, berasal dari pengalihan gas ke Sempra, Amerika Serikat.

Sementara pasokan gas untuk FSRU Jawa Tengah, hingga saat ini belum diputuskan akan diambil dari lapangan mana.

Sebagaimana diketahui, untuk mengatasi defisit gas di atas 200 MMSCFD, pemerintah membangun tiga FSRU yaitu di Jawa Barat, Sumatera Utara dan Jawa Tengah. Dengan adanya infrastruktur LNG terminal ini, diharapkan pasokan gas ke tempat yang jauh dari sumber gas bumi dapat dilakukan dalam bentuk pengiriman LNG. Sebelumnya, pasokan kebutuhan gas bumi domestik hanya dilakukan dengan menggunakan jaringan pipa gas bumi.

Agar pembangunannya dapat berjalan sesuai rencana, pemerintah melakukan pengawasan dan memonitoring pembangunan FSRU. FSRU Jawa Barat ditargetkan dapat diselesaikan pada September 2011. Sedangkan untuk Sumatera Utara, direncanakan rampung pada 2012.