Hal lain yang juga memperkuat adalah peningkatan permintaan minyak mentah sebagai cadangan persiapan pemenuhan kebutuhan saat musim dingin dan terus melemahnya nilai Dolar AS, khususnya terhadap Euro dan Yen.

 

Sementara faktor yang dapat memperlemah harga minyak, lanjut Tim Harga Minyak,  kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi global menyusul jatuhnya pasar saham dan pasar modal serta memburuknya proyeksi perekonomian AS.

 

Selain itu, kondisi makro ekonomi global terus dipenuhi oleh sentimen negatif, terutama akibat meluasnya krisis hutang zona Eropa dan peningkatan minyak mentah dari negara-negara OPEC, terutama dari kawasan Tmur Tengah,  katanya.