Demikian dikemukakan Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Edy Hermantoro.

Sebagai perbandingan, biaya yang diperlukan untuk satu kali pengeboran di laut dalam, membutuhkan biaya sekitar US$ 40-50 juta. Padahal untuk laut dangkal, biayanya hanya sekitar US$ 7-8 juta.

Tingginya biaya pengeboran untuk laut dalam, kata Edy, lantaran pengeboran dilakukan dengan kedalaman lebih dari 1000 meter. Sedangkan untuk laut dangkal, pengeboran cukup dengan kedalaman 100-200 meter.

Dana itu belum termasuk biaya kegiatan operasi lainnya. Meski dana yang harus dikeluarkan, hal tersebut tidak mengurangi minat investor untuk mengelola laut dalam.

"Cadangan laut dalam cukup besar, sehingga secara ekonomis masih menguntungkan," kata Edy.