Dukung Target Produksi Nasional, Ditjen Migas Gandeng TNI AL Perkuat Pengawasan Maritim Sektor Migas

Berita


Jakarta —
 Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tentang Perbantuan Personel TNI AL dalam Penugasan di Lingkungan Ditjen Migas bertempat di Ruang Strategis Gedung Ibnu Sutowo, Kamis, (19/2).

Penandatanganan PKS ini merupakan perpanjangan kerja sama yang telah terjalin lama antara Ditjen Migas dan TNI AL dalam mendukung pengawasan kegiatan usaha minyak dan gas bumi (migas), khususnya di wilayah lepas pantai (offshore), melalui Staf Khusus Urusan Maritim (Susmar) Migas. 

Dalam sambutannya, Laode Sulaeman selaku Direktur Jenderal Migas menekankan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya mengejar target produksi migas nasional, termasuk target produksi 1 juta barel minyak per hari. Dalam konteks tersebut, stabilitas dan keamanan kegiatan usaha migas di lepas pantai menjadi faktor penting yang harus dijaga.

“Ketahanan energi hari ini tidak hanya soal produksi, tetapi juga kesiapan infrastruktur dan pengamanannya. Dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur migas, termasuk melalui jalur laut, kerja sama yang kuat dengan TNI Angkatan Laut menjadi kunci untuk memastikan setiap proyek strategis berjalan aman, efektif, dan berkelanjutan”, ujar Laode.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Irwanto selaku Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal) Laksda TNI menegaskan bahwa perpanjangan Perjanjian Kerja Sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas kolaborasi dan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

“Perpanjangan kerja sama ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sinergi yang sudah berjalan. Ke depan, perlu ada evaluasi bersama agar penugasan personel dapat semakin efektif, terukur, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengamanan sektor migas nasional,” jelas Bambang.

PKS ini juga menegaskan komitmen yuridis formal dalam pelaksanaan penugasan personel TNI AL di jajaran Ditjen Migas yang selama ini telah berjalan. Implementasi kerja sama diharapkan semakin optimal serta memberikan manfaat bagi kedua institusi dan kepentingan nasional secara luas.

Melalui penguatan sinergi ini, Ditjen Migas dan TNI Angkatan Laut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan usaha migas, khususnya di wilayah lepas pantai, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional. (FA)

Kementerian ESDM
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi
Gedung Ibnu Sutowo Jl. H.R Rasuna Said Kav. B-5, Jakarta 12910
Telp: 021-5268910. Fax: 021-5268979.
Media Sosial
Call Center
136
Copyright © 2026. Kementerian ESDM Ditjen Migas. All Rights Reserved.