Pertemuan Menteri Energi ASEAN ke- 37 di Bangkok

Jakarta, Pertemuan ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-37 di Bangkok, Thailand, Kamis (4/9). Pertemuan dibuka oleh Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha. Delegasii Indonesia pada pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar.

Selain dihadiri oleh pejabat setara Menteri Energi dari seluruh negara anggota ASEAN, hadir pula Deputy Secretary General ASEAN for ASEAN Economic Community, Aladdin D. Rillo serta pimpinan International Energy Agency (IEA) dan International Renewable Energy Agency (IRENA).

Perdana Menteri Prayut dalam sambutannya menggarisbawahi peran energi sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi dan negara anggota ASEAN di tengah era transisi energi global.

Dalam pertemuan tersebut, khusus sub sektor minyak dan gas bumi, para Menteri Energi ASEAN menyambut baik pengembangan infrastruktur gas dan regasifikasi di ASEAN mengingat gas akan tetap mengambil peran penting di sektor energi masa depan. Para Menteri juga memuji upaya ASCOPE dalam meningkatkan kerja sama dan perdagangan LNG intra-ASEAN.

ASCOPE dalam kesempatan AMEM ke-37 ini juga melaporkan pencapaian ASEAN dalam pembangunan 8 (delapan) terminal regasifikasi di 4 (empat) negara dengan total kapasitas 37,5 juta ton per tahun (MTPA) dan 13 ruas pipa gas dengan total panjang 3.673 km yang menghubungkan 6 negara di ASEAN.

Terkait studi ASCOPE mengenai small scale LNG and LNG bunkering, Para Menteri mendorong ASCOPE untuk membuat inisiatif yang lebih spesifik seperti pilot project di kawasan sebagai tindak lanjut rekomendasi hasil studi.

Pada kesempatan yang sama, Para Menteri Energi ASEAN menyampaikan ucapan selamat kepada ASEAN Centre for Energy (ACE) atas perayaan 20 tahun berdirinya organisasi ini. Para Menteri menegaskan komitmen mereka untuk terus meningkatkan peran ACE di ASEAN untuk membantu mempercepat integrasi strategi energi di dalam ASEAN.

Pertemuan AMEM ke-38 berikutnya akan dilaksanakan pada bulan September 2020 di Vietnam. (AS)