Kementerian ESDM Alokasikan 49 Persen Anggaran Tahun 2022 Untuk Masyarakat

Jakarta, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memperoleh anggaran sebesar Rp5,89 triliun untuk tahun 2022. Sebanyak 49% dari anggaran tersebut, dialokasikan untuk pembangunan fisik bagi masyarakat.

"Rencana anggaran tahun 2022, dari pagu Rp5,89 triliun, sebanyak 49% dialokasikan untuk masyarakat. Pelayanan internal kementerian/lembaga sebanyak 35% dan sisa 16% untuk publik non fisik," papar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi pers mengenai Capaian Kinerja 2021 dan Program Kerja 2022 Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (12/1).

Anggaran yang dialokasikan untuk masyarakat tersebut, akan digunakan untuk pembangunan pipa transmisi tahap I ruas Cirebon-Semarang. "Kita akan menyambung pipa dari Cirebon sampai Semarang yang dimulai tahun 2022," katanya.

Program lainnya adalah pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) sebanyak 40.000 SR, pembagian konverter kit untuk nelayan sebanyak 30.000 paket dan konkit untuk petani juga sebanyak 30.000 paket.

Selain itu, perbaikan 4 pos pengamat gunung api, modernisasi sistem mitigasi bencana geologi di 5 lokasi, pembangunan PLTS Atap 2,3 MWp sebanyak 79 unit dan pembangunan PJU-TS sebanyak 22.000 paket.

Kementerian ESDM juga akan membangun 3 unit PLTMH, APDAL sebanyak 11.347 paket, revitalisasi PLT-EBT 11 unit dan bantuan sambung baru listrik sebanyak 80.000 SR. (TW)