Pemerintah Berikan Tambahan 2.000 SR Jargas Untuk Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe, Pengoperasian jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) kembali diresmikan Pemerintah c.q Kementerian ESDM, Jumat (15/3). Kali ini, sebanyak 2.000 sambungan rumah (SR) diresmikan di Kota Lhokseumawe, Aceh. Ini merupakan kali kedua setelah tahun 2014, Kota Lhokseumawe mendapat sambungan jargas sebanyak  3.997 SR.

Peresmian pengoperasian jargas di Kota Lhokseumawe dilakukan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Mustafid Gunawan di Gampong (desa) Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Acara juga dihadiri oleh  Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Anggota Komisi VII DPR-RI Firmandez, Direktur Bio Energi Ditjen EBTKE Andriah Feby, Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis PT Pertamina Gas Tenny R.A. Rusdy, serta Direktur Keuangan dan Umum PT Pertagas Niaga Aminuddin.

Mustafid  Gunawan dalam peresmian itu menegaskan, Pemerintah secara serius terus mengembangkan pemasangan jaringan gas di wilayah Indonesia. Program ini menjadi bukti bahwa pemerintah sangat memperhatikan masyarakat Aceh, kota Lhokseumawe pada khususnya.

“Tujuan dari pemberian bantuan jaringan gas untuk rumah tangga ini adalah untuk memberikan kemudahan akses mendapat energi bagi, memberikan energi yang murah untuk masyarakat, dengan menggunakan gas maka pengeluaran masyarakat akan berkurang. Tujuan selanjutnya adalah membantu pemerintah untuk mengurangi subsidi LPG,” ujarnya.

Terwujudnya keberhasilan jaringan gas rumah tangga untuk 2.000 SR di Kota Lhokseumawe ini merupakan keberhasilan bersama antarinstansi, Pemerintah Pusat, DPR RI dan Daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).“Untuk jaringan gas yang dibangun tahun 2018 di Kecamatan Muara Dua, tersebar di Empat gampong, Gampong Panggoi, Meunasah Masjid, Keude Cunda dan Gampong Uteun Kot,” tambahnya.

Drektur Keuangan dan Bisnis Support PT Pertamina Gas Tenny R.A. Rusdy mengatakan, sumber gas untuk jargas Lhokseumawe berasal dari PT Pertamina Hulu Energi NSO/NSB dengan alokasi 0,25 mmscfd.

Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya dalam kesempatan tersebut,  mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah bagi masyarakat Kota Lhokseumawe. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM yang telah membangun jaringan gas rumah tangga di Kota Lhokseumawe sebanyak sebanyak 2.000 sambungan untuk tahun anggaran 2018. Alhamdulillah sebelumnya pada tahun 2014 juga telah terbangun sambungan jaringan gas rumah tangga sebanyak 3.997 SR, sehingga sampai tahun ini telah terbangun jargas sejumlah  5.997 sambungan rumah tangga," ucap Suaidi.

Suaidi meminta kepada masyarakat yang mendapat bantuan sambungan jaringan gas rumah tangga untuk rumah tangga ini dapat menjaga dan merawat fasilitas infrastruktur yang ada.

“Kepada masyarakat yang mendapat bantuan diiharapkan dapat menjaga dan merawat jaringan gas rumah tangga yang telah dibangun tersebut, supaya manfaat gas bumi sebagai bahan bakar aman, nyaman, murah dan ramah lingkungan dapat terwujud dengan baik di Kota Lhokseumawe,” pinta Suaidi.

Pembangunan jargas merupakan bagian dalam RPJMN Tahun 2015-2019 karena dapat memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.  Jargas juga merupakan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, sebagaimana dimaksud dalam Perpres No. 3 tahun 2016 jo Perpres No. 56 tahun 2018 serta diterbitkannya Perpres No. 6 Tahun 2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Transmisi dan/atau Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil. (TW/WS)