Tanggapan

Terima kasih atas kunjungannya ke website migas. Sehubungan dengan pertanyaan Saudara Reda Agung Abrianto mengenai Hydrotest Pipeline dapat kami sampaikan sebagai berikut :

1. Pasal 6 Ayat (2) Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2018, menjelaskan jenis peralatan yang wajib di Inspeksi dan Pemeriksaan Keselamatan pada kegiatan usaha migas, yang terdiri atas :

    a. alat pengaman yang digunakan untuk melindungi peralatan;

    b. bejana dengan tekanan desain di atas atau di bawah tekanan atmosferik dan berukuran sama dengan atau lebih dari Nominal Pipe Size 6;

    c. tangki penimbun dengan tekanan atmosferik yang digunakan untuk menyimpan minyak dan/atau gas bumi;

    d. pesawat angkat yang digunakan untuk mengangkat barang atau orang;

    e. peralatan putar yaitu pompa atau kompresor yang digunakan untuk mengalirkan minyak bumi dan gas bumi;

    f. peralatan yang membangkitkan, mendistribusikan, dan mengendalikan sistem tenaga listrik meliputi power generator, power transformer, dan panel distribusi.

2. Inspeksi dilakukan oleh Kepala Tehnik. Dalam melakukan Inspeksi, Kepala Tehnik dapat dibantu oleh Perusahaan Inspeksi.

3. Berdasarkan hasil Inspeksi dan Pemeriksaaan Keselamatan, Kepala Tehnik mengeluarkan keterangan hasil inspeksi. Dalam hal Inspeksi dibantu oleh Perusahaan Inspeksi, maka Perusahaan Inspeksi menerbitkan Sertifikat Inspeksi.

4. Alat bantu lifting (webbing sling, chain block, etc) tidak termasuk ke dalam peralatan yang wajib dilakukan Inspeksi dan Pemeriksaan Keselamatan sesuai butir 1 di atas.