The 8th Indonesia-Korea Energy Forum

Jakarta, Untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Korea, Kementerian ESDM menyelenggarakan The 8th Indonesia-Korea Energy Forum (IKEF) di Jakarta, Senin (26/10). Bertindak sebagai Pemimpin Delegasi RI adalah Dirjen Migas IGN Wiratmaja dan Pemimpin Delegasi Korea adalah Deputy Minister of Trade, Industry and Energy of the Republic of Korea, Chung Yang Ho.

Mengawali sambutannnya pada acara yang diselenggarakan bersamaan dengan The 5th Indonesia-Korea Working Group on Gas ini, Wiratmaja menyampaikan bahwa pertemuan terakhir di Jeju, Korea, berlangsung sangat produktif dan menghasilkan dua nota kesepahaman yaitu MoU antara Pertamina dan Korea terkait studi bersama mengenai Floating LNG Bunkering Terminal dan MoU antara Hanmie Plant Corporation of Korea dan PT Cipta Energy Lestary of Indonesia mengenai listrik biomass di Indonesia. “Pertemuan ini merupakan saat yang tepat untuk mengetahui tindak lanjut dari kerja sama tersebut,” kata Wiratmaja.

Wiratmaja melanjutkan, sebagaimana diketahui, MoU mengenai kerja sama energi antara Indonesia dan Korea yang ditandatangani 28 Maret 2014, telah berakhir pada tahun 2014. Kedua negara telah merumuskan perjanjian baru dan pada The 8th Indonesia-Korea Energy Forum, MoU terbaru telah ditandatangani. Perjanjian ini diharapkan menjadi dasar kerja sama yang lebih erat antara kedua negara dalam bidang migas.

Pada pertemuan ini, kedua negara secara bergantian mempresentasikan kebijakan sektor energi di masing-masing negara dan berdiskusi tentang isu-isu terbaru lainnya, termasuk pemecahan masalah.

Kerja sama Indonesia dan Korea di sektor energi telah terjalin sejak tahun 1979. IKEF terbentuk pada tahun 2006, bertujuan untuk meningkatkan kerja sama sektor energi, dengan melibatkan sektor swasta di kedua negara. Forum ini juga menjadi wadah baru, menggantikan Joint Committee yang telah dilakukan selama 22 kali. The 1st IKEF dilaksanakan 25 Juli 2007 di Seoul, bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan selanjutnya dilakukan setiap tahun secara bergantian. (TW)