Program Distribusi LPG 3 Kg Tepat Sasaran Masih Dikoordinasikan

Jakarta, Rencana pemberlakuan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran masih dalam proses koordinasi antara Kementerian ESDM dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

“Prosesnya kita sedang koordinasi sama Kemensos, sama Kemenko PMK. Ini mau jadi disatukan apa tidak. Untuk tahun ini ya,” kata Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Setyorini Tri Utami disela-sela acara 8th IndoGas 2017, di Jakarta Convention Center, Rabu (8/2).

Rini menjelaskan, ada perbedaan data antara Kementerian Sosial dengan program distribusi LPG 3 kg tepat sasaran di mana LPG 3 kg tepat sasaran untuk rakyat miskin dan rentan miskin yaitu sekitar 26 juta KK, sementara program dari Kemensos hanya untuk rakyat miskin. Saat ini, baru sekitar 800 kartu yang dibagikan oleh Kemensos. “Di Kemensos belum semua memakai kartu. Kita harus menyatukan ini mulai dari mana? Kita harus bahas itu. Yang mana yang sudah siap,” kata Rini.

Di sisi lain, pemberlakukan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran tidak dapat dilakukan secara bertahap, melainkan harus serentak. Setidaknya, harus dilakukan di satu wilayah yang tertutup secara serentak. Jika tidak bersamaan, dikhawatirkan dapat menimbulkan kecemburuan.

Kartu LPG 3 kg tepat sasaran, rencananya akan dijadikan satu dengan kartu yang dikeluarkan Kemensos. “Dalam satu kartu jadi wallet-nya banyak. Jadi misalnya LPG mulai duluan, ya nanti buat LPG dulu, Nanti begitu kita sudah masuk di situ, Kemensos masuk, ya jadi tambah wallet. Jadi kita saling bantu, saling dukunglah,” jelasnya.

Meskipun belum dapat terintegrasi dengan kartu Kemensos, Setyorini optimis penyaluran LPG 3 Kg tetap dapat berjalan sesuai jadwal yakni Maret 2017 untuk rakyat miskin dan rentan miskin yang telah masuk dalam data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). (DK)